Rabu, 07 Maret 2012

Arti Sahabat

Saat aku mulai mengerti tentang hidup
Aku butuh tumpahan rasa
yang sudi menerimaku apa adanya
Saat mata memandang
hingga lelah dan terpejam
segalanya terasa indah
dengan kehadiran seorang sahabat
Saat bahagia aku kan tertawa bersamanya
menjalani hari-hari penuh senyum bersamanya
namun saat terluka
Aku akan berlari dalam gelap
karena aku malu membaginya
dan tak ingin menjadi beban baginya
Meski rapuh aku tak ingin hancur
Aku harus tetap hidup demi s’mua mimpiku.

Dimana Harus Ku Mencari

Kuhembuskan nafasku dalam hidup
Indah kesunyian dalam mimpi
Diam ku seribu bahasa
Diam menyimpan dalam perih
Sesumbar ku katakan aku bisa hidup sendiri
Tanpamu kawanku.....
Namun dalam hati aku teriak
Teriak tiada henti
Menangis dalam kepedihan
Kesuyian yang selalu menemani
Dan selalu menghampiri
Selalu dan selalu.....
Hingga aku merasa lelah
Untuk melepaskannya dan meninggalkannya
Kapan kesunyian dan kehampaan ini pergi
Ku lepas dan ku tinggalkan
Kapan.....
Adakah secercah harapan
Menyelimuti diri dan merasuk ke hati
Adakah....
Dimana harus ku mencari?
Kawan pengganti seperti engkau.?.........

MERINDUMU

Dengarlah wahai angin
Nyanyian sunyiku mengitari sukma dan raga
Gejolaknya tak lagi mampu menyergaku
Dari tangis sedu membuat terdayu tergugu

Terpaku dalam getaran rindu setiap waktu
Sebongkah harap membara dengan cemas berkapanjangan
Menyudutkanku dengan cinta dalam satu nama
Adakah sampai saat- saat itu.....???
Menatap matanya bersama mataku

HARAPAN SEORANG GADIS KECIL

Seorang gadis kecil melangkah gontai
Di atas serpihan kaca putih
Dia tersenyum, tapi tidak bahagia
Aliran bola kristal dipipinya
Membuat orang yang melihatnya bertanya
Sedang apa dia???

Pedihnya tusukan kaca di kakinya
Seolah tak dirasakannya
Pandangan setiap mata tak dihiraukannya
Seorang pria menghampirinya dan bertanya??
Sang gadis diam tak mampu berkata
Sang pria memandang heran dan berlalu
Bak hembusan angin yang menyapa
Bola kristal dipipinya mengalir deras

Gadis kecil itu terus berjalan dengan sebuah harapan
Akan habisnya serpihan kaca putih yang dilaluinya
Akan hadirnya seseorang yang menemaninya
Dan dia berjalan dengan harapan
Adanya kebahagiaan di ujung jalan sana

MASA LALU

Masa lalu yang telah terlupakan
Hilang dan lenyap dari kehidupanku
Masa lalu itu pun datang kembali
Seperti matahari terbit disetiap pagi

Dia hadir........
Dan kembali dalam hidupku
Tetapi aku tidak bisa
Kembali ke masa lalu

Aku tidak mau kembali lagi
Aku tidak ingin mengingatnya
Aku ingin melangkah kedepan
Aku ingin melupakannya
Adakah seseorang yang ingin membantuku
Untuk melupakan masa lalu itu

BY............!!!!
.StNurmiati Husain
Nak Farmasi PPM AL-IKHLASH

Ketika Tuhan Memanggilnya

Burung- burung berkicau
Seakan- akan bersedih
Melihat kepergianmu
Menghadap Tuhan Yang Maha Esa

Rintik- rintik hujan
Membasahi bumi
Mengiringi perjalananmu
Menuju tempat peristirahatanmu yang terakhir

kasih......!!!
Apakah kau tau hati ini hancur berkeping- keping
Sejak kepergianmu aku tak mampu berkata- kata
Walau sepatah katapun

Oh......kejamnya dunia
Mengapa ini harus terjadi
Hari demi hari kulalui sendiri
Aku hanya bisa menatap potretmu

SELAMAT JALAN KASIH.......
FOR MY LOVE

BY.......!!!
St,Nurmiati Husain
Farmasi PPM AL-IKHLASH

Selasa, 06 Maret 2012

“lelahkah aku?…..letihkah aku?”

sejenak aku hentikan langkahku..
ada nyeri diujung jari kakiku yang tak beralas
ah…benar saja…sepucuk duri di ranting mawar kering
mesra menancap tinggalkan perih dan setitik darah
hah ………..!!!!!!!!
peduli apa aku dengan perih ini?
peduli apaaku dengan duri ini?
peduli apa aku dengan darah ini?
ku buang ranting mawar kering itu..
dan aku terus berjalan
susuri jalan setapak penuh onak
tetap tanpa alas kaki…
perlahan…mentari berangsur condong ke barat
aku bertanya pada hati kecilku
“lelahkah aku?…..letihkah aku?”
akutak dengar sepatah jawaban pun…
sekali lagi aku bertanya..
“lelahkah aku?…..letihkah aku?”
ah…tetap tanpa jawaban…
hingga aku putuskan..tuk terus berjalan
tanpa peduli…luka dan darah dikaki ini..
entahlah..sampai kapan…..
.

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) {bahasa medisnya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)} adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan.

Penyakit ini banyak ditemukan didaerah tropis seperti Asia Tenggara, India, Brazil, Amerika termasuk di seluruh pelosok Indonesia, kecuali di tempat-tempat ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan air laut. Dokter dan tenaga kesehatan lainnya seperti Bidan dan Pak Mantri ;-) seringkali salah dalam penegakkan diagnosa, karena kecenderungan gejala awal yang menyerupai penyakit lain seperti Flu dan Tipes (Typhoid).
  • Tanda dan Gejala Penyakit Demam Berdarah Dengue

  • Masa tunas / inkubasi selama 3 - 15 hari sejak seseorang terserang virus dengue, Selanjutnya penderita akan menampakkan berbagai tanda dan gejala demam berdarah sebagai berikut :

    1. Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38 - 40 derajat Celsius).
    2. Pada pemeriksaan uji torniquet, tampak adanya jentik (puspura) perdarahan.
    3. Adanya bentuk perdarahan dikelopak mata bagian dalam (konjungtiva), Mimisan (Epitaksis), Buang air besar dengan kotoran (Peaces) berupa lendir bercampur darah (Melena), dan lain-lainnya.
    4. Terjadi pembesaran hati (Hepatomegali).
    5. Tekanan darah menurun sehingga menyebabkan syok.
    6. Pada pemeriksaan laboratorium (darah) hari ke 3 - 7 terjadi penurunan trombosit dibawah 100.000 /mm3 (Trombositopeni), terjadi peningkatan nilai Hematokrit diatas 20% dari nilai normal (Hemokonsentrasi).
    7. Timbulnya beberapa gejala klinik yang menyertai seperti mual, muntah, penurunan nafsu makan (anoreksia), sakit perut, diare, menggigil, kejang dan sakit kepala.
    8. Mengalami perdarahan pada hidung (mimisan) dan gusi.
    9. Demam yang dirasakan penderita menyebabkan keluhan pegal/sakit pada persendian.
    10.Munculnya bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah.

  • Proses Penularan Penyakit Demam Berdarah Dengue

  • Penyebaran penyakit DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, sehingga pada wilayah yang sudah diketahui adanya serangan penyakit DBD akan mungkin ada penderita lainnya bahkan akan dapat menyebabkan wabah yang luar biasa bagi penduduk disekitarnya.

  • Pengobatan Penyakit Demam Berdarah

  • Fokus pengobatan pada penderita penyakit DBD adalah mengatasi perdarahan, mencegah atau mengatasi keadaan syok/presyok, yaitu dengan mengusahakan agar penderita banyak minum sekitar 1,5 sampai 2 liter air dalam 24 jam (air teh dan gula sirup atau susu).

    Penambahan cairan tubuh melalui infus (intravena) mungkin diperlukan untuk mencegah dehidrasi dan hemokonsentrasi yang berlebihan. Transfusi platelet dilakukan jika jumlah platelet menurun drastis. Selanjutnya adalah pemberian obat-obatan terhadap keluhan yang timbul, misalnya :
    - Paracetamol membantu menurunkan demam
    - Garam elektrolit (oralit) jika disertai diare
    - Antibiotik berguna untuk mencegah infeksi sekunder

    Lakukan kompress dingin, tidak perlu dengan es karena bisa berdampak syok. Bahkan beberapa tim medis menyarankan kompres dapat dilakukan dengan alkohol. Pengobatan alternatif yang umum dikenal adalah dengan meminum jus jambu biji bangkok, namun khasiatnya belum pernah dibuktikan secara medik, akan tetapi jambu biji kenyataannya dapat mengembalikan cairan intravena dan peningkatan nilai trombosit darah.

  • Pencegahan Penyakit Demam Berdarah

  • Pencegahan dilakukan dengan menghindari gigitan nyamuk diwaktu pagi sampai sore, karena nyamuk aedes aktif di siang hari (bukan malam hari). Misalnya hindarkan berada di lokasi yang banyak nyamuknya di siang hari, terutama di daerah yang ada penderita DBD nya. Beberapa cara yang paling efektif dalam mencegah penyakit DBD melalui metode pengontrolan atau pengendalian vektornya adalah :

    1. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), pengelolaan sampah padat, modifikasi tempat. perkembangbiakan nyamuk hasil samping kegiatan manusia, dan perbaikan desain rumah.
    2. Pemeliharaan ikan pemakan jentik (ikan adu/ikan cupang) pada tempat air kolam, dan bakteri (Bt.H-14).
    3. Pengasapan/fogging (dengan menggunakan malathion dan fenthion).
    4. Memberikan bubuk abate (temephos) pada tempat-tempat penampungan air seperti, gentong air, vas bunga, kolam, dan lain-lain.

    Template by:

    Free Blog Templates