Dengarlah wahai angin
Nyanyian sunyiku mengitari sukma dan raga
Gejolaknya tak lagi mampu menyergaku
Dari tangis sedu membuat terdayu tergugu
Terpaku dalam getaran rindu setiap waktu
Sebongkah harap membara dengan cemas berkapanjangan
Menyudutkanku dengan cinta dalam satu nama
Adakah sampai saat- saat itu.....???
Menatap matanya bersama mataku
0 komentar:
Posting Komentar